Kasus Pemerasan TKA Rp53,7 M, KPK Buka Peluang Periksa Cak Imin, Ida Fauziah, Hanif Dhakiri

Kasus Pemerasan TKA Rp53,7 M, KPK Buka Peluang Periksa Cak Imin, Ida Fauziah, Hanif Dhakiri A. Muhaimin Iskandar. Foto: Nasdem TV

JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A. Muhamin Iskandar () tampaknya masih belum aman dari kasus dugaan korupsi. yang kini menjabat Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat itu berpotensi dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi () dalam kasus dugaan pemerasan tenaga kerja asing (TKA). memang pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada periode 2009–2014.

“Pihak-pihak yang diduga mengetahui dugaan aliran pemerasan terkait dengan perkara RPTKA (rencana penggunaan TKA) ini, nantinya akan dimintai keterangan oleh penyidik sehingga membuat terang perkara ini,” ungkap Juru Bicara Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih , Jakarta, Rabu (11/5/2025)

Menurut Budi, berharap penanganan perkara tersebut dapat diselesaikan secara tuntas, sehingga membuka peluang untuk memeriksa .

Sebelumnya, mengungkap identitas delapan tersangka kasus pemerasan dalam pengurusan RPTKA di . Mereka adalah aparatur sipil negara (ASN) di bernama Suhartono, Haryanto, Wisnu Pramono, Devi Anggraeni, Gatot Widiartono, Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin, dan Alfa Eshad.

Menurut , para tersangka dalam kurun waktu 2019—2024 telah mengumpulkan sekitar Rp53,7 miliar dari pemerasan pengurusan RPTKA.

menjelaskan bahwa RPTKA merupakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh TKA agar dapat bekerja di Indonesia.

Bila RPTKA tidak diterbitkan oleh , penerbitan izin kerja dan izin tinggal akan terhambat sehingga para TKA akan dikenai denda sebesar Rp1 juta per hari. Dengan demikian, pemohon RPTKA terpaksa memberikan uang kepada tersangka.

juga mengungkapkan bahwa kasus tersebut diduga terjadi sejak era menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada periode 2009–2014. Kemudian dilanjutkan oleh Hanif Dhakiri pada 2014-2019, dan Ida Fauziyah pada 2019-2024.

Bagaimana tanggapan PKB? Hingga saat ini PKB belum memberikan respons terhadap kemungkinan , Hanif Dhakiri, dan Ida Fauziyah diperiksa . Para petinggi PKB ketika dihubungi media belum ada yang merespons.

Sumber: Antara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Resmi Dipecat! Novel Baswedan dkk Letakkan Kartu Identitas KPK':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO